Tuesday, 17 April 2012

JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL)



Jaminan Persalinan (Jampersal) adalah Jaminan pembiayaan pelayanan persalinan yang meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir. Sasaran yang dijamin oleh Jaminan Persalinan adalah :
a.       Ibu Hamil
b.       Ibu Bersalin
c.      Ibu Nifas (sampai dengan 42 hari pasca melahirkan)
d.       Bayi Baru Lahir (sampai dengan usia 28 hari)

Pelayanan Persalinan Tingkat Pertama
Adalah pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan yang berkompeten dan berwenang memberikan pelayanan pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk KB pasca persalinan, pelayanan bayi baru lahir, termasuk pelayanan persiapan rujukan pada saat terjadinya komplikasi (kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir) tingkat pertama.
Pelayanan tingkat pertama dapat diberikan di :
1.       Puskesmas
2.       Puskesmas PONED serta jaringannya
3.       Polindes
4.       Poskesdes
5.   Fasilitas kesehatan swasta yang memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Tim Pengelola Kabupaten/Kota
Jenis pelayanan Jaminan Persalinan di tingkat pertama meliputi :
1.       Pemeriksaan Kehamilan
2.       Pertolongan Persalinan Normal
3.       Pelayanan Nifas, termasuk KB pasca persalinan
4.       Pelayanan Bayi Baru Lahir
5.     Penanganan komplikasi pada kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir.

Pelayanan Persalinan Tingkat Lanjutan
Adalah pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan spesialistik, terdiri dari pelayanan kebidanan dan neonatus kepada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi dengan resiko tinggi dan komplikasi, dirumah sakit pemerintah dan swasta yang tidak dapat ditangani pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan dilaksanakan berdasarkan rujukan, kecuali pada kondisi kedaruratan.
Jenis pelayanan Persalinan di tingkat lanjutan meliputi :
1.     Pemeriksaan kehamilan dengan resiko tinggi (RISTI) dan penyulit
2.  Pertolongan persalinan dengan RISTI dan penyulit yang tidak mampu dilakukan di pelayanan tingkat pertama
3.   Penanganan komplikasi kebidanan dan bayi baru lahir di Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan yang setara

Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi :
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat

JamPerSal dampak dan manfaatnya

Pemerintah perlu mendapat acungan jempol dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat yang memang sangat  dibutuhkan terutama yang berkaitan dengan masalah tingginya angka kematian Bulin (Ibu bersalin) dan kematian Bayi akibat kurangnya  pengetahuan kesehatan Ibu dan Anak (KIA).


Bantuan sosial kesehatan masyarakat semakin bervariasi dari mulai program JPS, Kartu Sehat (KS), Asuransi Kesehatan Rakyat Miskin (AsKesKin) dan sekarang mengeluarkan lagi Jaminan Persalinan (Jampersal) yang didukung oleh PT. Jamsostek Indonesia. Penjelasan detil silakan baca di situs JAMSOS Indonesia
Sekarang dengan adanya program Jampersal ini masyarakat khususnya ibu-ibu pada usia subur tidak perlu lagi kuatir tentang biaya persalinan bila hamil kelak karena ditanggung oleh pemerintah sejak pemeriksaan kehamilan hingga persalinan secara gratis dan tak terbatas pada keluarga kurang mampu. Persyaratannyapun mudah hanya melakukan pendaftaran di Puskesmas ditambah bersedia dipasang alat KB pasca persalinannya.
Secara makro tersirat Jampersal ini menjadi alat ampuh bagi pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) karena semua peserta jampersal wajib mengikuti program KB. Namun dilain pihak terajdi perbedaan persepsi dalam pemikiran masyarakat, karena ber KB (memakai kontrasepsi) sangat tergantung pada kedisiplinan masyarakat itu sendiri. Bila suatu saat sang ibu hamil lagi walaupun telah menggunakan kontrasepsi maka alasan mudah untuk dikatakan kegagalan alat tersebut.
Pemberian jampersal juga menuai kecemburuan peserta askes yang notabene adalah pegawai negeri karena mereka mengikuti askes tidak secara gratis namun memiliki batasan hanya untuk 2 anak, anak ketiga tidak mendapat santunan apapun. Berbeda dengan program jampersal ini selain gratis juga tanpa batas.
Secara pribadi, berharap program ini sukses dinikmati oleh masyarakat dengan bijak. (karena belum tentu program ini berlanjut selamanya)